[K-Movie] The Flu

by - November 03, 2016

Mungkin sebagian orang tidak banyak yang tahu film ini karena film ini kalah tenar dengan "Train to Busan" yang bergenre Zombie. Tapi begitu melihat thrillernya di Youtube dan melihat Jang Hyuk ikut main di film ini, saya jadi antusias buat menonton. Karena setahu saya Jang Hyuk selalu total kalau berakting, seperti di K-Drama "Fated To Love You" yang pernah saya tulis di sinopsis "Fated To Love You" . Yuk ah dilihat sinopsisnya biar makin penasaran.

The Flu
Source: http://asianwiki.com/

The Flu
Revised romanization: Gamgi
Hangul: 감기
Release Date: August 14, 2013
Runtime: 121 min.
Genre: Disaster / Adventure / Mother & Daughter / Fire Fighter
Country: South Korea
The Flu
Source: http://asianwiki.com/

Cerita diawali dengan sekelompok imigran dari asia diselundupkan di dalam kontainer dengan negara tujuan Korea Selatan. Ternyata didalam kontainer tersebut salah satu imigran menderita sakit namun tidak jujur dengan keadaannya, ternyata itu adalah virus yang mematikan dan sangat menular.

Byung-Ki (Lee Hee-Joon) dan adiknya Byoung-Woo (Lee Sang-Yeob) ditugaskan untuk membuka kontainer dan mengangkut imigran ke lokasi tujuan. Namun alangkah terkejutnya mereka, saat menemukan bahwa semua imigran mati mengenaskan, kecuali satu orang. Dalam perjalanan mengangkut imigran yang tersisa tersebut, Byoung-Woo tertular penyakit mematikan tersebut. Karena kesalahan diagnosa, Byoung Woo menyebarkan virus tersebut kepada ribuan orang. Dalam hitungan jam, dia meninggal dan di identifikasi menderita H5N1 (sejenis flu burung).

Di sisi lain dari cerita, seorang ERT (Emergency Response Team) memiliki seorang anggota yang bernama Kang Ji-goo (Jang Hyuk) yang berhasil menyelamatkan seorang dokter bernama  Kim In-hae dalam kecelakaan di mana Dr Kim mengalami kecelakaan dan mobilnya tergantung di bawah lubang. Karena Dr. Kim sedang menulis tesis dan membutuhkan USB yang berada di dalam tasnya, yang sekarang berada di dalam tanah, maka dia meminta Ji-goo untuk membantunya mendapatkan barang-barang di dalam mobilnya. Ji-goo awalnya menolak, tapi akhirnya berubah pikiran dan mau turun ke dalam lubang untuk mendapatkan tas Dr Kim. Saat ia mendapatkan tas tersebut, telepon Dr. Kim berdering dan terdengarlah suara seorang gadis kecil yang mencari Dr. Kim. Ternyata gadis kecil itu adalah Mi Reu (Park Min Ha) putri Dr Kim. Ji Goo berjanji untuk mengembalikan tas dan telepon Dr Kim, itu sebabnya Ji Goo memutuskan untuk menjemput Mi Reu di sekolahnya.

Awalnya Ji Goo merasa gadis kecil itu sama menyebalkannya dengan Dr Kim karena terlalu banyak bicara dan tidak memiliki kepercayaan kepada orang lain. Namun akhirnya Ji Goo merasa kalau Mi Reu adalah anak yang pintar namun kesepian karena kedua orang tuanya sudah berpisah.

Kembali kepada virus mematikan H5N1 yang dengan segera, menginfeksi ribuan orang di Bundang yang membunuh dalam waktu 36 jam dari infeksi. Seluruh pinggiran kota Bundang dikarantina oleh pemerintah untuk menghentikan penyebaran virus lebih lanjut. Adegan berikutnya adalah saat Mi-Reu mencari kucingnya, Navi dan mencarinya hingga ke tempat parkir sebuah gedung. Ini adalah pertama kalinya dia bertemu dengan imigran yang tersisa yang berhasil kabur dari cengkraman Byung Ki, Monssai.

Monssai menyelamatkan Mi Reu sebelum gadis itu di tabrak oleh sebuah mobil. Monssai sudah memperingatkan gadis itu untuk tidak mendekati dia karena dia sakit. Tapi, karena Monssai tidak bisa berbicara dalam bahasa Korea, Mi Reu tidak memahaminya. Setelah Mi Reu tahu kalau Monssai terbatuk-batuk saat berbicara dengannya, Mi Reu memutuskan untuk membantu mengobatinya dan memberi Monssai makanan.

Mi Reu khawatir akan kesehatan Monssai maka dia memutuskan meminta bantuan Ji Goo untuk merawat Monssai, namun saat Ji Goo tiba, Monssai sudah tidak ada ditempatnya semula. Virus ini ditularkan melalui udara, dan memiliki gejala awal batuk dan demam seperti influensa pada umumnya, namun yang berbeda adalah adanya ruam pada bagian tubuh tertentu, dan dalam hitungan jam, batuknya berubah menjadi batuk darah.

Semakin banyak orang yang dilarikan ke rumah sakit, positif dengan kasus yang sama. Kamar darurat kewalahan oleh laporan dari orang pingsan, demam dan batuk darah. Dokter kemudian menemukan bahwa memang penyakit yang sangat menular; strain bermutasi dari H5N1 yang tidak memiliki masa inkubasi dan menyebabkan kematian dalam waktu 36 jam setelah kontak awal. Dr. Kim, yang kebetulan bekerja di rumah sakit yang sama melakukan pemeriksaan pada barang-barang pasien. Mereka menemukan sebuah video di telepon selular Byung Woo menunjukkan kontainer yang berisi orang-orang mati yang terlihat mirip dengan kasus Byung-woo. Mereka meminta saudara Byung Ki menyebutkan dimana lokasi kontainer tersebut, tapi ia menyangkal bahwa ia tahu apa-apa.

The Flu
Virus mematikan yang merajalela di Bundang, mendatangkan banyak perhatian dari seluruh penjuru dunia. Presiden Korea Selatan memutuskan untuk menutup jalur masuk dan keluar Bundang atas desakan menteri-menterinya. Dr Kim yang telah melihat rekaman dari ponsel Byung Woo memiliki hipotesis bahwa mungkin mereka bisa mengembangkan anti bodi dari darah imigran gelap yang membawa virus awal H5N1. Itu sebabnya mereka mencari Monssai ke seluruh penjuru Bundang.

Seluruh orang di Bundang diidentifikasi satu persatu dan dikelompokkan berdasarkan jenis kelaminnya. Setelah ditest, mereka dibawa ke kamp-kamp karantina untuk diisolasi. Walaupun tidak menderita virus mematikan tersebut semua orang di dalam Bundang dianggap berpotensi terinfeksi. Siapapun yang kembali dengan hasil positif dibawa ke bagian karantina untuk dibunuh secara massal dengan cara di tembak dan di bakar di lapangan sepak bola terbesar di Bundang.

Di antara orang-orang di kamp itu hadir Dr. Kim dan Mi Reu. Akhirnya Dr. Kim menyadari bahwa Mi Reu terinfeksi dan berusaha untuk menjaga dia di dalam karantina bagian yang tidak terinfeksi, dengan keyakinan Mi Reu tidak akan menginfeksi siapa pun selama tidak melakukan kontak fisik dengan siapaun dan selalu mengenakan masker. Ji Goo melihat keanehan yang di tunjukkan oleh Dr Kim karena menghindar dan menolak Ji Goo untuk melakukan kontak fisik seperti menggendong Mi Reu.

The Flu
Sepandai-pandainya tupai melompat akan jatuh juga, itulah yang terjadi, mendadak petugas kesehatan datang dan memeriksa nomor panggilan Mi Reu (#2066) karena di deteksi menderita virus tersebut. Karena Ji Goo kuatir akan keselamatan Mi Reu, dia mengorbankan dirinya dan menukar nomornya dengan nomor Mi Reu. Namun petugas tetap mengambil Mi Reu dengan paksa dan menyatukannya dengan orang-orang yang positif menderita virus tersebut untuk dibantai secara massal.

Di karantina zona terinfeksi diantaranya adalah Monssai dan ternyata Monssai telah terinfeksi selama 48 jam namun tidak mengalami batuk darah dan ruam seperti penderita virus H5N1 lainnya yang meninggal setelah 36 jam terkena virus tersebut. Akhirnya Dr Kim menyadari mungkin tubuh Monssai berhasil mengekstrak anti bodi untuk melawan virus tersebut, itulah sebabnya dia masih hidup sampai saat ini.

Saat Monssai di bawa ke laboratorium, dia berontak dan menolak untuk di ambil darahnya untuk di ekstrak menjadi anti bodi, namun saat melihat Mi Reu yang terbaring tidak berdaya dengan wajah pucat dan ruam, dia teringat akan kebaikan Mi Reu, sehingga dia bersedia di ekstrak darahnya. Namun malang untuknya, setelah tim dokter mengambil darahnya, Byung Ki melihatnya, dan membunuhnya dengan cara menghujamkan pisau ketubuhnya, Monssai tewas dengan meninggalkan pesan kepada Dr Kim untuk menyelamatkan Mi Reu apapun caranya.

The Flu
Walaupun tim dokter di dalam Bundang sedang berpacu dengan waktu untuk mencegah penyebaran virus H5N1 lebih jauh lagi, presiden Korea Selatan mendapat tekanan dari para mentri dan perwakilan dari USA untuk memusnahkan semua penduduk Bundang untuk menghentikan penyebaran virus. Walaupun demikian, presiden masih berharap pada percobaan para tim dokter di Bundang untuk mengekstrak anti bodi dari darah Monssai.

The Flu
Melawan hak asasi manusia, para tentara di perintahkan untuk menembak mati semua penduduk Bundang. Dr Kim yang sudah berada di luar perbatasan Bundang kembali ke Bundang untuk mencari Mi Reu dan Ji Goo, saat itulah para penembak jitu sudah bersiap untuk menembak Mi Reu yang berlari menyambut ibunya. Ji Goo mengejar Mi Reu dari kejauhan dan Dr Kim berlari mendekati Mi Reu untuk mencegahnya keluar perbatasan. Namun Mi Reu kecil tidak tahu, dia hanya tahu kalau dia rindu ibunya, dan Mi reu semakin kencang berlari menyambut sang ibu.

The Flu
Detik terakhir Mi Reu akan tertembak Dr Kim berhasil menghadang peluru dengan bahunya, disaat itulah Mi Reu menjerit, menghalangi tubuh ibunya dari hamburan peluru yang siap dimuntahkan para penembak jitu. Saat ini adalah saat yang mengharukan, saat inilah air mata saya tidak lagi terbendung. Anak sekecil itu sanggup mengorbankan nyawa untuk ibunya. Para penduduk yang selamat dari virus melihat keberanian Mi Reu dan membuat barikade dari tubuh mereka sendiri untuk menghalangi Mi Reu dan Dr Kim dari penembak jitu.

Saat itulah perwakilan dari USA memerintahkan pesawat penembak untuk menembak mati semua penduduk Bundang, namun presiden tidak tinggal diam, dia balik memerintahkan armada udara Korea Selatan untuk menembak jatuh semua pesawat asing yang melewati langit Bundang. Walaupun para mentri menghalangi niatnya, untuk mencegah perang antar negara, presiden bertekad membela rakyatnya sampai titik darah penghabisan.

The Flu
Akhirnya pesawat USA berhasil di tarik mundur, dan presiden memerintahkan untuk mengekstrak darah Mi Reu sebagai anti bodi, menggantikan Monssai yang sudah tiada. Cerita berakhir dengan bahagia, tidak ada penduduk Bundang yang tewas di tembak, dan Mi reu yang awalnya ragu-ragu, mendapat kekuatan dari Ji Goo kalau Mi reu kecil sekarang mengemban tugas besar untuk menyelamatkan nyawa banyak orang.

The Flu 
Film ini mengajarkan persahabatan dan kepercayaan kepada seseorang juga totalitas seseorang pada profesinya. Ji Goo beberapa kali mendapat kesempatan untuk meninggalkan karantina, juga keistimewaan karena profesinya. Namun Ji Goo tidak mau mengambilnya karena Ji Goo berkata, pekerjaan saya adalah sebagai penolong, jika saat ini saya tidak menolong mereka, siapa yang akan menolong mereka?

The Flu 
Mi Reu bukanlah anak kandungnya, namun dia rela berkorban untuk Mi Reu melebihi ayah kandungnya. Saya selalu salut dengan Jang Hyuk, seperti yang saya bilang di awal paragraf. Dia selalu total dalam berakting, walaupun 90% di film ini dia tampak kumal dan dekil, dia tetap terlihat tampan dimata saya. Ada yang sudah menonton film ini? Atau malah ada fans Jang Hyuk garis keras? XD

Bye bye now πŸ˜Š
Don't forget to follow me on
post signature

You May Also Like

9 comments

  1. Fix lah. Habis baca sinopsis nya winda, habis ini bakal streaming an nonton The Flu. Wkwk.. aku waktu itu jg nonton Train to Busan gara2 review nya orang2 xD sherly mah anaknya gituuu... ikutan latah ._.



    tulisandarihatikecilku.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaaa gampang teracuni ya? Aku juga sama kok πŸ˜‚

      Delete
    2. wkwk seriusan mba win. akhir2 ini lagi demen film yang genre nya macam gini. lagi males sama film yang drama cinta2an xD

      habis baca ini (sambil skip skip beberapa paragraf), aku langsung streamingan. dannnnnnnn bajus bangetttt

      request reviewin film2 yang ala2 gini lagi yah mbak ^^

      Delete
    3. Baiklah, nanti aku coba nulis sinopsis film sejenis ya hehehee thank you loh udah mampir ☺️

      Delete
  2. Ma dong seok mirip sama yang di Train to Busan, iya gak sih? hihi:D

    https://isthiud.blogspot.co.id/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kah? Aku ga perhatikan 😁

      Delete
    2. eh Is. kayanya yang Ma dong seok juga maen deh di train to busan

      Delete
  3. Wah rada-rada ngeri juga virusnya ya mbak sampai-sampai semua yang di Bundang bisa terinfeksi. Aaak kayanya keren filmnya. Aku jadi ngebayangi pas adengan Mi Reu hampir ditembak mati. duuh, pengen nonton. Makasih sharenya mbk.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ngeri-ngeri sedap mbak, bikin saya sukses mewek :(

      Delete

♥ Please leave some comments, I love reading your comments ♥
♥ Link hidup dan spam akan dihapus ya :) Terima kasih ♥

xoxo,
Winda ~ ♡