Serba Serbi Penghilang Bulu

by - January 21, 2017

Beberapa wanita terlahir dengan bentuk tubuh semampai layaknya wanita, ada juga yang terlahir dengan tubuh tegap dan gagah layaknya pria. Beberapa wanita lainnya terlahir dengan sedikit rambut di tubuhnya, namun beberapa diantaranya justru kebalikannya. Itu semua di pengaruhi oleh hormon Androgen, hormon Androgen adalah hormon steroid yang merangsang atau mengontrol perkembangan dan pemeliharaan karakteristik laki-laki vertebrata dengan mengikat reseptor androgen yang juga merupakan pendukung aktivitas organ seks pria dan pertumbuhan karakteristik seks sekunder laki-laki.

Bagi beberapa orang, wanita yang berbulu halus terlihat sangat seksi, namun sebagian diantaranya malah berjuang melenyapkan bulu halus di tubuhnya. Berbagai cara dapat dilakukan untuk melenyapkan bulu-bulu halus tersebut, diantaranya adalah 


Shaving
Bercukur (shaving) adalah cara yang paling sering dan umum dilakukan karena dianggap cara paling mudah, praktis, dan murah. Cukup bermodalkan alat pencukur, bulu-bulu di bagian tubuh pun segera hilang. Bercukur biasanya harus dilakukan per tiga hari, karena pertumbuhan bulunya cukup cepat. Namun efek negatifnya cukup berbahaya, bila pisau cukurnya sudah mulai tumpul, bisa melukai kulit. Selain itu kulit yang dicukur biasanya akan cenderung iritasi dan tumbuh bintil-bintil merah, bulu yang tumbuh juga jauh lebih tebal dan kasar. Bila sudah sering, maka kulit ketiak akan menghitam. Karena sudah umum maka tidak akan saya bahas lebih lanjut ya :)

Veet Hair Removal Cream

Krim Penghilang Bulu
Krim ini bekerja dengan cara memecah struktur protein pada rambut. Dengan mengoleskannya beberapa menit saja, bulu-bulu dapat hilang (hancur) dalam sekejap. Selain tanpa rasa sakit, efeknya pun lebih tahan lama dibandingkan bercukur, sekitar 3-5 hari. Namun kadang, ada beberapa krim yang bau kimianya menyengat sampai menyebabkan iritasi pada kulit.

Selain itu kelemahan lainnya adalah harus memperhatikan cara penggunaannya. Misalnya, tidak menggunakan krim untuk kaki pada wajah dan tidak mengoleskannya pada kulit yang sedang terluka.

Jika Anda belum pernah menggunakan krim tersebut, lakukan tes sensitivitas terlebih dahulu. Caranya, aplikasikan krim pada daerah kecil (diameter 1 cm) di dekat daerah yang akan Anda aplikasikan. Tunggu beberapa menit dan periksa apakah ada iritasi, seperti kulit kemerahan atau rasa gatal. Jika iya, sebaiknya hentikan penggunaan. Sesudah memakai krim, cuci bersih area kulit dengan air suam-suam kuku. Jangan biarkan krim terlalu lama di kulit, karena kulit dapat terbakar.

Waxing
Waxing adalah metode pencabutan bulu dengan menggunakan lilin yang dipanaskan. Kemudian lilin cair tersebut dioleskan pada area tubuh yang ingin dihilangkan bulunya, menutupinya dengan waxing strip, lalu mencabut atau menariknya dengan cepat ke arah sebaliknya pertumbuhan rambut. Cara ini terbukti dapat menghilangkan bulu dengan cepat dan mampu menjangkau area yang luas, hasilnya pun mampu bertahan lebih lama (2-4 minggu). Pertumbuhan bulu baru juga lebih halus dan jika sering di-wax pertumbuhan bulunya akan melambat.

Sugar Pot ini sudah saya review tahun lalu ya. Kalau Sugar Pot ini kita harus memanaskan dan mengoleskan wax nya secara manual, sekarang ada yang lebih sederhana lagi. 


Waxing Strip 
Intinya sama seperti waxing menggunakan sugar pot diatas, tapi caranya jauh lebih simple, karena kita tinggal melepas wax strip nya dan tempelkan di daerah yang ingin kita hilangkan rambutnya. Yang akan saya review kali ini adalah Royal Jelly Honey Wax by Muku

Royal Jelly  Honey Wax by Muku

Produk asal Thailand ini berisi 6 wax strip dan 2 lembar finishing wipes, yang di bandrol mulai dari IDR 60.000- tergantung online shop tempat kita membeli.

Cara pakai :
1. Bersihkan dan keringkan daerah yang berbulu.
2. Tempelkan wax strip di daerah tersebut.
3. Tarik wax strip.
4. Usapkan dengan wipe yg diberikan utk mengangkat sisa sisa wax.

Apa kelebihan wax strip ini?
1. Membuang bulu yang mengganggu dengan cepat dan instan. 
2. Tidak repot panaskan gel untuk waxing, kapan aja bisa dipakai.
3. Mudah dipakai. Siapa aja bisa pakai.
4. Tidak membuat kulit iritasi dan muncul bintil-bintil pada kulit.
5. Memutihkan kulit.
6. Mengecilkan pori pori kulit.
7. Madu sebagai anti iritasi, anti inflamasi, dan anti bakteri.
8. Bisa digunakan pada semua daerah yang berbulu.


Kalau kekurangannya sendiri terletak pada harganya, harga yang sama untuk satu set waxing strip yang berisi 6 buah waxing strip dibandingkan dengan sugar pot yang bisa dipakai puluhan kali karena isinya yang super banyak plus waxing strip yang bisa di cuci sehingga bisa dipakai berkali-kali.

Selain ketiga produk diatas, ada juga metode laser seperti ZAP Underarm yang pernah saya bahas di postingan sebelumnya. Setiap produk tentu ada plus dan minusnya, hanya tergantung kita menyikapinya. Kalau kalian prefer yang mana girls? Komen ya ^_~

Bye bye now 😊
Don't forget to follow me on
post signature

You May Also Like

10 comments

  1. Aku nggak pernah pakai produk penghilang bulu sih, karena memang kulitku nggak berbulu. 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. safira mah androgennya rendah, keliatan kok dari bentuk badannya, aku mah gagah perkasa kayak cowok wkwkwkk :D

      Delete
  2. Aku suka pakai veet sih, ci. Kalau waxing masih agak takut. ._.

    www.vinasaysbeauty.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. veet gampang banget sih pakenya tapi dalam 2-3 hari udah mulai muncul lagi, dan tumbuhnya tajem2 :(

      Delete
  3. Replies
    1. kayaknya mbak Ida tipe yang hormon androgennya rendah ya hehehee, aku mah tipe yang hormon androgennya tinggi jadi bulu di kaki dan tangan agak banyak :(

      Delete
  4. makasih mbak infonya. Jadi kepengen beli the royal jelly honey wax deh. Sekali lagi makasih sharingnya mbak :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama-sama mbak, semoga postingan saya bermanfaat :)

      Delete
  5. Aku dulu pakai Veet. Tapi kok ribet ya. Jadi menjadwalkan diri rutin ke salon buat waxing. Sayangnya mahal sekali :" Pernah nyoba ZAP tapi kok hasilnya nggak terlihat seperti yang diklaimkan. Sedih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hah? Pakai ZAP hasilnya tdk sesuai klaim? Mksdnya gmn mbak? Sudah berapa kali treatment? Saya underarm di ZAP dan sampai skrg ga pernah tumbuh lagi tuh mbak, hasilnya baru terlihat setelah 5 kali treatment lebih sih. Kalau cuma satu atau dua kali ya wajar ajah ya kl ga keliatan hasilnya 🙂

      Delete

♥ Please leave some comments, I love reading your comments ♥
♥ Link hidup dan spam akan dihapus ya :) Terima kasih ♥

xoxo,
Winda ~ ♡